Tuesday, April 1, 2008

Canda Membawa Petaka


Sepertinya yang punya bini cantik di Temanggung (Jateng) ini hanya Sukijan, 24 tahun, seorang. Hanya karena bininya dicanda, bukan digoda; dia sudah nyap-nyap tak keruan. Dan nasib apes itu menimpa Giyono, 40 tahun. Usai mengajak bercanda Ny. Taswilah, 22 tahun, di pinggir jalan, langsung dikirimi tusukan pisau oleh Sukijan.Keruan saja pedagang kain bekas keliling itu tewas seketika.

Istri cantik memang menjadi kebanggaan setiap lelaki. Sebab selain enak dipandang, juga asyik digoyang. Ibarat makanan, meski yang namanya nasi di mana saja rasanya sama, tapi bila disajikan di piring kembang, pasti menambah selera. Sebaliknya, biar rasanya rajalele atau Cianjur Istana itu nasi, bila tersaji di cowek gempil (cobek yang rusak) pastilah selera suami jadi ngedrop.

Taswilah bini Sukijan, rupanya begitu juga. Dia cukup cantik dikelasnya. Selain bodinya seksi menggiurkan, masih terhitung pengantin baru pula. Dengan demikian Sukijan sebagai suaminya masih punya semangat 45 yang menderu-deru. Cuma disayangkan, cantik-cantik begitu pekerjaannya hanya penjual keliling manisan buah. “Manis-manis buahnya, tapi lebih manis orangnya,?” begitu canda sejumlah lelaki.

Istri Sukijan sendiri tak pernah merasa janggal dan terbebani jadi penjual manisan buah, sebab kondisinya memang demikian. Idealnya wanita cantik macam dirinya memang hanya mamah dan mlumah, alias hanya makan dan melayani suami di ranjang. Tapi Sukijan kan hanya pekerja serabutan, sehingga penghasilannya tak menentu. Karenanya, demi keselamatan dan kelanggengan rumahtangganya, keduanya harus sama-sama memeras keringat.

Adalah Giyono, lelaki tetangga pasangan pengantin baru dari Desa Kalirejo Kecamatan Kledung ini. Karena sifatnya yang humoris, dia suka mencandai bini Sukijan. Tak sekadar kata-kata jenaka, tapi juga perilakunya agak kekonyol-konyolan. Misalnya, ketika Taswilah melintas dengan gendongan manisan buahnya, dia lalu melebarkan kedua kakinya, sementara tangannya ndaplang (menyilang), maksudnya menghadangi jalan Taswilah. Bila bini Sukijan ini kerepotan mencari celah jalan, Giyono pun terpingkal-pingkal.

Taswilah sendiri tak pernah merasa terganggu oleh canda dan guyonan tetangganya. Tapi bagi Sukijan yang pencemburu berat, itu sudah dianggap sebuah pelecehan seksual. Bagaimana kalau bininya syuting video adegan mesum macam Yahya Zaini-Maria Eva, apa dia tak semakin mencak-mencak. Bisa Sukijan membakar rumah orang, ngkali. Sifat sense of belonging (rasa memiliki) suami Taswilah ini memang kelewat over dosis.

Itu pula canda yang disuguhkan ke mata Sukijan beberapa hari lalu.Kembali Giyono menghadang-hadangi jalan saat Tasmilah hendak pergi jualan. Meski nampaknya dia diam saja, tapi batinnya meletup-letup. Dia sangat tersinggung akan ulah Giyono. Berani amat lelaki ini, bini orang yang begitu cantik kok dicandai kelewatan. “Tak bunuh kamu, baru rasa….,” begitu ancam Sukijan meniru Kadir pelawak Srimulat.

Kalau Kadir di teve hanya ancaman bohongan, tak pernah diwujudkan dalam karya nyata, beda lagi dengan si Sukijan. Dia benar-benar ingin membinasakan penjual kain bekas itu, sampai betul-betul jadi bekas manusia dan dipendem (ditanam) di kuburan. Maka sejak kejadian itu Sukijan merencanakan bagaimana cara terbaik membunuh Giyono. Pakai senjata biasa, apakah “dimunirkan” seperti tokoh HAM itu?

Apesnya Giyono tiba beberapa hari lalu. Baru saja pulang jualan, dia diberi tahu anaknya bahwa diminta datang ke rumah Sukijan. Tanpa curiga sedikitpun,Giyono terus menemui suami Tasmilah. Tak tahunya, begitu masuk ke dalam langsung dirangkul dan dadanya lalu ditusuk pisau jussss! Tentu saja tanpa sambat (merintih) Giyono tewas terkapar di rumah Sukijan. Menyaksikan musuhnya tak bernyawa, suami Tasmilah ini mencoba melarikan diri dengan naik bis jurusan Wonosobo.

Hanya saja warga tak semudah itu dibodohi. Polisi segera dikontak, dan bis jurusan Wonosobo pun digeledah. Maka baru sampai kota Temanggung Sukijan sudah tertangkap dan diaturi mandap (diminta turun) dengan paksa. Dia lalu digelandang ke Polres Temanggung. “Saya cemburu Pak, masak biniku dicanda-candai seperti itu,” kata Sukijan, sepertinya mencari legitimasi tindakannya yang brangasan.

1 comment:

Anonymous said...

Yg lain mana ? ..



POSTING TERBARU

Donload Film SKandal SMA posted by Admin @ 4:40 PM
Free Donload 3GP Indonesia dan Malaysia posted by Admin @ 4:40 PM
Donload Video Bokep TerGRESS Mesum posted by Admin @ 4:40 PM
Gambar-gambar senonok Anak ABG tante dan Mahasiswi posted by Admin @ 4:40 PM































.